Aku masih dengan diriku yang sama, dengan prinsip hidupku yang awal (yang sempat tergoyahkan atas nama cinta HAHA) ---sudahlah---. Semua sudah selesai.
Hari ini aku sudah bisa melangkah sendiri, mencoba mengenal setiap hari yang aku lakukan. Aku meyakinkan diriku sendiri apa yang aku lakukan adalah benar. Tenang saja wahai diriku semua baik-baik saja, matahari masih bersinar. Mengapa kamu bersedih? Bukankan sebuah penolakan dan kegagalan membuatmu belajar tentang arti kesalahan dan perjuangan.
Setiap jiwa yang terlahir pasti memiliki mimpi namun tidak semua orang mau berproses dan mewujudkan mimpinya. Ada yang berhasil melewati mimpi tersebut, ada pula yang berakhir menyedihkan dengan meninggalkan mimpi dan bergabung dengan realitas hidup yang ada. Tidak peduli seberapa besar dan kuat mimpi tersebut tapi roda kehidupan yang menggerus perlahan membuat beberapa orang harus bersikap realistis dan mengalah pada impian.
Tapi malam ini aku sedang rindu yang bahkan aku sendiripun tidak menginginkannya.
AYOLAH! SO SEPUITISNYA DIRI INI. AKU JUGA TERMASUK MANUSIA YANG BERPIKIR LOGIS, MANA MUNGKIN MALAM AKAN MENYAMPAIKAN RINDU KU INI PADANYA
Comments
Post a Comment